oleh

Lapak Kosong Terbakar, Api Nyaris Ludeskan Gudang di Jalur Trans Sulawesi Parigi*

-Berita-4 Dilihat
banner 468x60

*Lapak Kosong Terbakar, Api Nyaris Ludeskan Gudang di Jalur Trans Sulawesi Parigi*

Parigi Moutong — Kebakaran menghanguskan sebuah box lapak jualan kosong dan merembet ke gudang kosong di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (21/1/2025) pagi. Api yang cepat membesar akibat tumpukan sampah dan kardus bekas sempat membuat warga panik dan nyaris meluas ke bangunan sekitar.

banner 336x280

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 WITA. Kepulan asap pertama kali terlihat keluar dari dalam box lapak kosong milik Dido, warga Kelurahan Masigi. Saksi mata, Putri Rahayu (18), seorang pelajar yang berjualan minuman di lapak sebelah, mengungkapkan bahwa dirinya langsung berteriak meminta pertolongan saat melihat asap semakin tebal.

“Saya lihat asap dari dalam box kosong, saya cek lalu teriak minta tolong. Warga langsung datang menyiram api,” ujar Putri.

Namun, upaya warga memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil. Api dengan cepat membesar karena di sekitar lokasi terdapat banyak tumpukan sampah dan kardus bekas yang mudah terbakar. Kobaran api kemudian merembet ke pintu gudang kosong milik Dewa Putu Edi Putra alias Dewa Satria, warga Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi, yang berjarak sekitar dua meter dari sumber api.

Sekitar pukul 09.15 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Parigi Moutong bersama personel Polsek Parigi yang dipimpin langsung Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.40 WITA dengan bantuan masyarakat setempat.

Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material berupa satu unit box lapak jualan kosong dan kerusakan pada pintu gudang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sumber api dari dalam box yang mudah menyambar tumpukan sampah dan kardus bekas di sekitarnya,” ujar IPTU Noldy di lokasi kejadian.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di area yang rawan kebakaran.

“Kami mengimbau warga untuk tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi menyala dan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari bahan-bahan yang mudah terbakar, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sekitar pukul 10.00 WITA, Tim Inafis Polres Parigi Moutong yang dipimpin AIPDA I Nyoman Mustika, S.H., didampingi Pamapta IPDA Arda Arya Dikaryav, S.Tr.I.K., serta Kapolsek Parigi, melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Berdasarkan hasil analisis awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari dalam box lapak kosong yang selama ini ditempati seorang pemulung bernama Mama Alex bersama anaknya. Api diduga berasal dari obat nyamuk yang ditinggalkan menyala saat penghuni tidak berada di tempat, lalu menyambar material mudah terbakar hingga memicu kebakaran.R,01

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *