oleh

AKSI BORONG SOLAR SUBSIDI OLEH OKNUM PENGEPUL DI SPBU MENSUNG, MENEJER DAN PENGAWAS TERLIBAT DALAM SINDIKAT PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

banner 468x60

Liputan86.Net Parigi Moutong:Dugaan keterlibatan manajemen dan pengawas SPBU,7494305 mensung desa’ ogomolos kecamatan mepanga kabupaten Parigi Moutong dalam sindikat penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan pelanggaran hukum serius, aksi borong solar subsidi yang di lakukan oleh oknum pengepul berinisial, IZ. A. SA. YT. NG. KR. JK. Ke tujuh sekawan tersebut tentunya atas izin pengawas dan meneger SPBU mensung.

Aksi borong solar subsidi di lakukan oleh pengumpul Adalah pelanggaran distribusi BBM.salah seorang masyarakat yang namanya enggang di sebut,bahwa praktek ilegal ini disinyalir ada keterlibatan oknum pihak manajemen dan pengawas SPBU, yang bekerja sama untuk meloloskan kendaraan modifikasi atau penggunaan banyak barcode yang digunakan,demi meraup keuntungan,serta penggunaan banyak barcode petani dan nelayan.

banner 336x280

untuk pelayanan galon atau jergen isinya 35 liter dan barcode tersebut di sebar atau di bagikan ke sejumlah calo ; ungkapnya.
Dalam investigasi tiem media menemukan sejumlah keterangan dan barang bukti dari beberapa sumber yang dapat di percaya bahwa untuk memuluskan pelayanan pengisian jergen satu barcode nelayan harus di bagi tiga contohnya kalau mengisi 6 jergen yang 2 jergen untuk pemilik barcode, 2 jergen berikutnya untuk pengepul dan dua jergenya untuk meneger tetapi sudah dalam bentuk uang hasil keuntungan dari 2 jergen solar subsidi dan ke 6 jergen tersebut di borong oleh pengepul untuk kebutuhan tambang emas ilegal karya mandiri.

Bahkan hal yang paling mengejutkan tiem media menemukan seorang pengepull di izinkan untuk menguasai program scan barcode untuk pengisian jergen dan dengan sesuka hati oknumnya melakukan pengisian ke jergen yang juga miliknya orang2 yang tak berdaya pun hanya ikut diam kejadian ini di hari Jumat setelah sholat Jum’at tanggal 14 Agustus 2026 SPBU mensung desa ogomolos kecamatan mepanga kemudian,setelah mengisi puluhan jergen program tersebut di serahkan kembali ke meneger SPBU, aksi borong solar subsidi tersebut mendapat sorotan dari warga setempat aksi borong solar subsidi bukan hanya baru kali ini hampir setiap harinya melalui proses antrian dan sisa solar subsidi setelah antrian (emergency) semuanya di kuasai oleh mereka
Parahnya lagi pelayanan jergen yang menggunakan barcode nelayan dan petani adalah para pengepul dan karyawan SPBU mensung bukan nelayan dan petani sungguhan dan hal tersebut di ketahui oleh menejer SPBU dan kemudian di lakukan pembiaran karena adanya unsur dugaan kerja sama yang terorganisir dengan sangat baik dan 90% solar subsidi SPBU mensung di suplai untuk kebutuhan tambang emas karya mandiri dan Moutong…

Tambang emas ilegal desa karya mandiri kecamatan ongka malino yang di kelola oleh sekelompok pemain tambang liar kini dengan bebas beroperasi di SPBU 7494305.mensung desa ogomolos kecamatan mepanga, tambang emas ilegal tersebut di sebut2 pemicu kelangkaan solar subsidi dan mengakibatkan harga melambung jauh di pengecer, dan tambang emas ilegal tersebut gerogoti solar subsidi SPBU mensung.

media ini dengan tegas menyampaikan bahwa aksi para mafia BBM bersubsidi di SPBU 7494305.mensung adalah tindakan pelanggaran pidana yang tidak dapat di toleransi karena perbuatan melawan hukum tersebut di lakukan di depan umum atau di tempat terbuka, dan Meminta kapolda Sulawesi Tengah segera mengambil langkah kongkrit mengusut dugaan keterlibatan oknum polisi dan menangkap para sindikat penyalahgunaan solar subsidi yang di duga adalah seorang meneger dan pengawas SPBU mensung bekerja sama dengan para pengepul para solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan tambang emas ilegal karya mandiri.

Hingga berita ini di turunkan tiem media masih berupaya menghubungi manajemen dan para oknum yang terlibat dalam aktivitas tersebut namun belum mendapat tanggapan karena sebagian dari mereka memutuskan komunikasi dengan memblokir.(Faisal).

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed