Riau Liputan86.Net-BENCANA ASAP JADI BENCANA NASIONAL! APJI Riau Desak Pemprov: Jangan Cuma Liburkan Sekolah, Rakyat Sakit Tak Punya Biaya Berobat, Sediakan Posko Gratis 24 Jam di Tiap Kelurahan!.
MIRIS! Warga Riau Sakit Akibat Asap Hanya Minum Obat Warung Karena Tak Punya Biaya, APJI Desak Pemprov Riau Buka Posko Kesehatan Gratis Sekarang.
PEKANBARU, ||
Bencana asap yang saat ini melanda Indonesia, khususnya Provinsi Riau, sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai bencana biasa. Ini sudah bisa dikatakan BENCANA NASIONAL.
Kabut asap tebal menyelimuti hampir seluruh wilayah Riau, jarak pandang terbatas, kualitas udara di level BERBAHAYA, dan ribuan masyarakat mulai tumbang sakit.
Menyikapi hal tersebut, Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI) DPD Provinsi Riau sangat berharap kepada Pemerintahan Provinsi Riau agar melakukan tindakan cepat, nyata, dan berpihak kepada rakyat kecil untuk mengatasi bencana asap ini, terkhusus di Provinsi Riau.
JANGAN HANYA LIBURKAN SEKOLAH, RAKYAT BUTUH OBAT!
APJI DPD Riau menilai, langkah Pemerintah Provinsi Riau yang hanya sekedar meliburkan anak-anak sekolah adalah langkah yang tidak cukup dan tidak menyentuh akar persoalan.
Jangan hanya sekedar meliburkan anak-anak sekolah. Anak libur di rumah tetap menghirup asap yang sama berbahayanya. Yang dibutuhkan rakyat saat ini bukan libur, tapi jaminan kesehatan,” tegas Ketua APJI DPD Riau, Masrial, S, Hum
TEMUAN TIM APJI DI LAPANGAN.
Dalam pantauan tim APJI DPD Riau di beberapa kelurahan di Kota Pekanbaru dan sekitarnya, kami masih menemukan fakta yang sangat memprihatinkan:
Masih banyak masyarakat yang terkena penyakit dari dampak asap – mulai dari ISPA, sesak napas, iritasi mata, batuk akut, hingga demam tapi hanya sekedar berobat di rumah dengan ala kadarnya.
Pada saat diinterogasi oleh tim kami, mereka menyatakan dengan polos, Kami tidak punya biaya untuk berobat ke dokter atau rumah sakit, Pak. Kalaupun beli obat, hanya obat murah saja di apotek, obat warung. Kalau tidak sembuh ya ditahan saja.”
Melihat kondisi seperti ini, hati kami sebagai jurnalis teriris. Bencana asap ini telah melahirkan bencana kemiskinan baru, masyarakat miskin tidak mampu berobat.
TUNTUTAN TEGAS APJI DPD RIAU KEPADA PEMPROV RIAU.
Melihat kondisi tersebut, Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia APJI DPD Provinsi Riau sangat meminta dan mendesak kepada Pemerintahan Provinsi Riau agar:
1. MENYEDIAKAN TIM MEDIS DAN TEMPAT BEROBAT DI SETIAP KELURAHAN.
Kami meminta Pemprov Riau, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota, agar menyediakan Posko Kesehatan / Tempat Pengobatan di setiap kelurahan di seluruh Provinsi Riau dan harus SIAGA 24 JAM.
2. GRATIS DAN TERJANGKAU.
Pelayanan pengobatan tersebut harus GRATIS bagi seluruh masyarakat terdampak asap. Jangan dipersulit dengan administrasi BPJS dan lain-lain. Ini bencana nasional, rakyat butuh pertolongan cepat.
3. JANGAN TUNGGU KORBAN JIWA.
Sediakan masker N95 gratis, oksigen, obat-obatan ISPA, dan dokter yang siaga. Lakukan penyemprotan / water bombing dan pemadaman titik api secara masif.
Kami dari APJI DPD Riau tidak ingin mendengar lagi ada masyarakat Riau yang meninggal dunia karena tidak mampu berobat akibat dampak asap. Negara harus hadir di setiap kelurahan. Jika Pemprov Riau serius, buktikan dengan membuka posko kesehatan gratis 24 jam sekarang juga!” tutup Masrial.
Rilisan ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian dan kontrol sosial insan pers terhadap bencana asap yang melanda negeri kita.redaksi liputan86.Net



















Komentar