Liputan86.Net, SIGI* – Pengawas pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Padende, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, membantah tudingan keterlambatan pembayaran gaji karyawan yang viral di media sosial.
Tudingan itu muncul sepekan lalu melalui postingan akun anonim di grup Facebook “Forum Diskusi Kabupaten Sigi”.
#### *”Itu Tidak Benar, Kami Sudah Bayar Lunas”*
Pengawas Proyek KMP sekaligus Babinsa Desa Padende, *Muhajid*, menegaskan bahwa narasi dalam postingan tersebut tidak sesuai fakta di lapangan.
“Postingan itu dibuat-buat dan terkesan sengaja menggiring opini. Kami sudah membayar lunas semua upah pekerja sesuai kesepakatan,” tegas Muhajid, Senin (8/9/2026).
Ia menjelaskan, proyek KMP Padende sudah berjalan 4 bulan. Selama itu, baru sekali terjadi keterlambatan pembayaran selama 4 hari.
“Jauh dari tuduhan telat 2 pekan. Anehnya, 4 hari setelah itu langsung muncul postingan dengan bahasa menohok dan memojokkan nama institusi kami,” ujarnya.
#### *Ada Kesepakatan Gaji 2 Pekan Sekali*
Muhajid menambahkan, antara pengelola proyek dan pekerja sudah ada komitmen awal. Sistem penggajian disepakati 2 pekan sekali.
“Tidak benar kalau ada pekerja yang belum dibayar. Semua sudah sesuai kesepakatan,” katanya.
#### *Sesalkan Narasi Hoax, Bawa Nama Institusi*
Ia menyayangkan postingan akun anonim itu karena dinilai mencederai citra institusi TNI, khususnya Koramil Kecamatan Marawola.
“Menebar narasi tanpa konfirmasi, membawa-bawa nama institusi, lalu membesar-besarkannya di medsos. Itu tidak etis dan berpotensi fitnah,” tandasnya.
Muhajid berharap publik lebih bijak menerima informasi di media sosial dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar tidak termakan hoax.
*Reporter: Tim http://Liputan86.Net*



















Komentar