oleh

Kejurnas Berani Drag Bike dan Drag Race 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Tekankan Dampak Ekonomi dan Prestasi.*

banner 468x60

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berani Drag Bike dan Drag Race 2026 yang digelar di ruas Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Sabtu (18/04/2026).

Event otomotif bergengsi ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah, dengan rincian sekitar 500 pembalap motor dan lebih dari 500 peserta mobil.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa penyelenggaraan event olahraga bukan sekadar ajang hiburan, melainkan memiliki dampak luas bagi pembangunan daerah.

“Olahraga adalah bagian dari harga diri daerah. Sulawesi Tengah bahkan dikenal melalui prestasi olahraga, khususnya sepak bola di masa lalu. Karena itu, pembinaan olahraga harus terus kita dorong,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, serta usaha masyarakat lainnya.

“Event seperti ini memberikan efek berganda (multiplier effect). Ekonomi bergerak, UMKM hidup, dan daerah kita semakin dikenal luas,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana pembangunan sirkuit permanen di kawasan Hutan Kota Palu sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif.

Ia berharap ke depan berbagai event berskala nasional dapat terus digelar di ibu kota provinsi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan prestasi olahraga.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fatur Razak, menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah di bidang olahraga otomotif.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan.“Ini bukan sekadar prestasi dan gengsi, tetapi juga soal harga diri daerah. Kami ingin Sulawesi Tengah terus berkembang dan mampu bersaing dengan provinsi lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah, Helmi Umar, dalam laporannya menyebutkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia memisahkan jadwal lomba antara kategori motor dan mobil. “Hari ini khusus drag bike, sementara drag race mobil akan dilaksanakan esok hari. Pola ini kami terapkan agar pelaksanaan lebih tertib dan aman,” jelasnya.

Ia menambahkan, kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif sekaligus menekan praktik balap liar di jalan raya.

Kegiatan ini turut dihadiri ratusan pecinta otomotif dari berbagai daerah. Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.Di,02

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *