oleh

Polres Parigi Moutong Pasang Tameng Pengamanan, Eksekusi Lahan PN Parigi Dikawal Ketat*

-Berita-18 Dilihat
banner 468x60

Parigi – Polres Parigi Moutong menunjukkan keseriusannya dalam menjaga marwah penegakan hukum dengan mengerahkan kekuatan penuh pada kegiatan pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Parigi, Senin (19/1/2025). Pengamanan ketat dan berlapis diterapkan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dinamika dan eskalasi situasi di lapangan, mengingat sensitifnya perkara yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan ini tidak hanya bersifat pengawalan administratif, tetapi juga dirancang untuk memastikan seluruh rangkaian proses hukum berjalan aman, tertib, dan tanpa tekanan dari pihak mana pun. Kehadiran aparat kepolisian menjadi penanda bahwa negara hadir untuk menjamin supremasi hukum berdiri tegak di atas kepentingan apa pun.

banner 336x280

Operasi pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Parigi Moutong, KOMPOL Sugianto, yang turun langsung memantau kesiapan dan pergerakan personel. Ia didampingi Kasubagdalops Bag Ops AKP I Wayan Alfret Boni Patius. Sejumlah pejabat utama Polres Parigi Moutong juga terlibat aktif, di antaranya Kasat Samapta IPTU Arman, S.H., Kasat Intelkam IPTU Sumarji, Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang, serta KBO Sat Samapta IPDA Rainold P. Siahaan. Seluruh personel yang terlibat bergerak sesuai dengan surat perintah pengamanan yang telah disusun secara terukur dan terencana.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, KOMPOL Sugianto menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab Polri dalam mengawal setiap proses hukum agar berjalan sesuai koridor peraturan perundang-undangan.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan proses hukum berjalan aman, berwibawa, dan tanpa intervensi. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, profesional, dan proporsional. Ini adalah langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, KOMPOL Sugianto menekankan bahwa pendekatan persuasif menjadi strategi utama dalam pelaksanaan pengamanan. Menurutnya, kekuatan personel dan peralatan yang disiagakan bukan untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan negara dalam melindungi hak dan rasa aman seluruh pihak yang terlibat.

“Kehadiran Polri bukan semata sebagai pengaman fisik, tetapi sebagai penjaga stabilitas sosial dan rasa keadilan di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat melihat bahwa proses hukum berlangsung secara terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Berkat pengamanan yang solid, terpadu, dan terkoordinasi dengan baik, kegiatan pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Tidak terdapat insiden maupun gangguan yang berpotensi menghambat jalannya proses hukum.

Keberhasilan pengamanan ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Parigi Moutong sebagai garda terdepan dalam menopang penegakan hukum di wilayahnya. Di tengah berbagai tantangan dan potensi konflik sosial, Polri kembali menunjukkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga ketenteraman publik serta kepercayaan masyarakat terhadap keadilan.R,01

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *