oleh

Polres Tojo Una-Una Bekuk Pengedar Sabu di Malei Tojo, 18 Paket Klip Disita*

-Berita-13 Dilihat
banner 468x60

TOUNA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tojo Una-Una (Touna) kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Seorang pria berinisial H.D (58), warga Desa Malei Tojo, Kecamatan Tojo Barat, diringkus polisi pada Senin sore (19/1/2026) lantaran diduga kuat menjadi pengedar sabu.

banner 336x280

Kasat Resnarkoba Polres Touna, Iptu Rizal Poli’i, S.H., dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat.

“Setelah menerima informasi masyarakat pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WITA, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam di lapangan,” ujar Iptu Rizal.

Tepat pada pukul 16.00 WITA, tim Satresnarkoba melakukan penggerebekan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku di kediamannya. Iptu Rizal merincikan barang bukti yang diamankan meliputi 18 paket sabu seberat 3,93 gram, uang tunai Rp4.590.000 yang diduga hasil penjualan, satu unit ponsel, serta plastik klip kosong.

“Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan aparat desa, kami menemukan 18 paket siap edar. Tersangka tidak dapat mengelak dan langsung kami amankan ke Mako Polres Touna,” tegasnya.

Secara terpisah, Kapolres Touna AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Martono, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Touna dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

Iptu Martono menjelaskan bahwa tindakan tegas ini juga merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang sempat ramai di media sosial mengenai maraknya peredaran gelap narkotika di Desa Malei Tojo.

“Bapak Kapolres memberikan atensi khusus terhadap keluhan warga, termasuk aspirasi yang disampaikan melalui media sosial terkait situasi di desa tersebut. Penangkapan ini adalah bentuk jawaban Polri bahwa setiap laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti,” jelas Iptu Martono.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Touna tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku narkoba yang merusak generasi muda di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.

Atas perbuatannya, tersangka H.D kini terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Kami akan terus mendalami kasus ini melalui analisis IT untuk memetakan jaringan pemasoknya. Komitmen kami jelas, tidak ada toleransi bagi peredaran narkoba,” pungkas Iptu Rizal Poli’i.R,01

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *